RPS Berbasis OBE Sulit Disusun? E-Course Dunia Dosen Akademi Bantu Dosen Memahami Strateginya

strategi-menyusun-rps-berbasis-obe
RPS Berbasis OBE Sulit Disusun? E-Course Dunia Dosen Bantu Dosen Memahami Strateginya

Menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) tidak cukup hanya dengan melengkapi komponen dokumen sesuai format yang tersedia. Dosen juga perlu memastikan setiap komponen mendukung capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Dalam pendekatan Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran dirancang berdasarkan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa. Karena itu, dosen perlu menyelaraskan capaian pembelajaran, materi, metode pengajaran, dan sistem penilaian.

Bagi sebagian dosen, proses tersebut menjadi tantangan tersendiri. Kesulitan menentukan CPMK, menurunkan Sub-CPMK, hingga menyusun asesmen dapat membuat penyusunan RPS membutuhkan waktu lebih panjang.

Pemahaman terhadap strategi teknis penyusunan RPS berbasis OBE membantu dosen merancang pembelajaran secara lebih sistematis. Dengan demikian, RPS tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi panduan pelaksanaan pembelajaran.

Apa Itu RPS Berbasis OBE?

RPS berbasis OBE merupakan rencana pembelajaran yang disusun dengan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa. Pendekatan ini menempatkan kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa sebagai dasar perencanaan kegiatan perkuliahan.

Dalam penyusunannya, dosen perlu memastikan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang relevan. CPMK kemudian dijabarkan menjadi Sub-CPMK untuk menggambarkan kemampuan yang perlu dicapai mahasiswa dalam setiap tahapan pembelajaran.

Setiap capaian tersebut perlu didukung materi, metode pembelajaran, aktivitas perkuliahan, dan asesmen yang sesuai. Keterkaitan antarkomponen membantu dosen merancang proses pembelajaran yang lebih terarah dan terukur.

Mengapa RPS Berbasis OBE Penting dalam Pembelajaran?

Penyusunan RPS berbasis OBE membantu dosen memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai kompetensi yang ditargetkan. Perencanaan yang sistematis juga memudahkan dosen menentukan strategi pembelajaran dan mengevaluasi ketercapaian hasil belajar mahasiswa.

Selain itu, pendekatan OBE membantu menyelaraskan tujuan pembelajaran dengan aktivitas perkuliahan dan sistem penilaian. Dengan keselarasan tersebut, penilaian tidak hanya berfokus pada penyelesaian materi, tetapi juga mengukur kompetensi yang telah dikuasai mahasiswa.

RPS yang dirancang dengan baik juga membantu dosen menentukan metode pengajaran sesuai karakteristik capaian pembelajaran. Karena itu, pemahaman terhadap prinsip OBE menjadi dasar penting dalam menyusun rencana pembelajaran yang berkualitas.

Kendala Dosen dalam Menyusun RPS Berbasis OBE

Dalam praktiknya, penyusunan RPS berbasis OBE membutuhkan pemahaman terhadap konsep pembelajaran dan keterkaitan setiap komponennya. Beberapa kendala dapat muncul ketika dosen menerjemahkan capaian pembelajaran menjadi rancangan perkuliahan yang terukur.

1. Kesulitan Merumuskan CPMK dan Sub-CPMK

CPMK dan Sub-CPMK menjadi dasar dalam menentukan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa. Dosen perlu merumuskan capaian tersebut secara jelas, terukur, dan sesuai dengan CPL yang ditetapkan.

Kesulitan dapat muncul ketika rumusan capaian masih terlalu umum atau belum menggambarkan kemampuan yang diharapkan. Akibatnya, dosen dapat mengalami kendala saat menentukan materi dan aktivitas pembelajaran yang relevan.

Baca juga artikel berikut: Cara Menyusun RPS Berbasis OBE agar CPMK Dapat Diukur Secara Terstruktur

2. Kesulitan Menentukan Metode Pembelajaran yang Tepat

Metode pembelajaran perlu disesuaikan dengan kompetensi yang ingin dicapai mahasiswa. Capaian yang menuntut kemampuan analisis, misalnya, membutuhkan aktivitas belajar yang melatih mahasiswa mengolah informasi dan menyusun argumentasi.

Pemilihan metode yang kurang sesuai dapat membuat aktivitas perkuliahan belum mendukung capaian secara optimal. Karena itu, dosen perlu memahami hubungan antara tujuan pembelajaran, karakteristik mahasiswa, dan metode pengajaran.

3. Kesulitan Menyusun Asesmen dan Rubrik Penilaian

Asesmen menjadi bagian penting dalam memastikan ketercapaian kompetensi mahasiswa. Dosen perlu menentukan bentuk penilaian yang relevan dengan kemampuan yang ingin diukur.

Selain menentukan instrumen, dosen juga perlu menyusun rubrik penilaian dengan indikator yang jelas. Tanpa perencanaan tersebut, proses penilaian berisiko belum menggambarkan pencapaian kompetensi mahasiswa secara menyeluruh.

Baca juga: Cara Menyusun RPS OBE agar Pembelajaran Lebih Terarah, Terukur, dan Berdampak 

Bagaimana Cara Menyusun RPS Berbasis OBE?

Penyusunan RPS berbasis OBE dapat dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keterkaitan setiap komponen pembelajaran. Berikut langkah yang dapat menjadi acuan dosen.

  1. Memetakan CPL yang relevan dengan mata kuliah.
  2. Merumuskan CPMK dan menurunkannya menjadi Sub-CPMK.
  3. Menentukan materi pembelajaran sesuai capaian yang ditargetkan.
  4. Memilih metode pembelajaran dan aktivitas perkuliahan yang relevan.
  5. Menyusun asesmen serta rubrik penilaian untuk mengukur ketercapaian kompetensi.
  6. Memeriksa keselarasan antara capaian, metode, aktivitas, dan penilaian.

Setiap tahap membutuhkan pemahaman terhadap prinsip OBE dan kemampuan menerapkannya dalam rancangan pembelajaran. Karena itu, dosen perlu mempelajari strategi teknis penyusunan RPS agar setiap komponen dapat disusun secara konsisten.

Baca juga artikel berikut: Cara Memetakan CPL Mata Kuliah dalam RPS OBE agar Pembelajaran Lebih Terarah

E-Course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE dari Dunia Dosen Akademi

Untuk membantu dosen memahami penyusunan RPS berbasis OBE, Dunia Dosen Akademi menghadirkan E-Course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE.

Program ini ditujukan untuk membantu dosen memahami proses penyusunan RPS secara lebih terstruktur. Pembelajaran berfokus pada penerapan prinsip OBE dalam perencanaan pembelajaran perguruan tinggi.

Melalui e-course ini, dosen dapat memperkuat pemahaman mengenai komponen RPS dan keterkaitan capaian pembelajaran. Pemahaman tersebut dapat menjadi bekal dalam merancang pembelajaran yang selaras dengan kompetensi yang ditargetkan.

Informasi lengkap mengenai materi, fasilitas, dan pendaftaran dapat dilihat melalui halaman E-Course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE.

Materi E-Course Membahas Strategi Teknis Penyusunan RPS

Penyusunan RPS berbasis OBE membutuhkan pemahaman terhadap berbagai komponen perencanaan pembelajaran. Dosen perlu mengetahui cara merumuskan capaian, menentukan aktivitas belajar, dan menyusun penilaian yang relevan.

Melalui pembelajaran yang terstruktur, dosen dapat mempelajari penerapan prinsip OBE dalam penyusunan dokumen RPS. Pemahaman ini membantu dosen meninjau kembali keselarasan setiap komponen pembelajaran.

1. Memahami Konsep RPS Berbasis OBE

Dosen perlu memahami prinsip dasar OBE sebelum menerapkannya dalam penyusunan RPS. Pemahaman tersebut menjadi landasan untuk merancang pembelajaran berdasarkan capaian yang diharapkan.

2. Merumuskan Capaian Pembelajaran

Perumusan capaian pembelajaran membantu dosen menentukan kompetensi yang perlu dikuasai mahasiswa. Capaian tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan materi dan aktivitas perkuliahan.

Baca juga artikel berikut: Memahami Format RPS OBE agar Penyusunan Lancar dan Minim Kesalahan 

3. Menyelaraskan Metode Pembelajaran dan Asesmen

Metode pembelajaran dan asesmen perlu dirancang untuk mendukung capaian yang telah ditetapkan. Keselarasan tersebut membantu dosen memastikan kegiatan perkuliahan dan penilaian mengarah pada kompetensi yang sama.

Perkuat Kemampuan Menyusun RPS Berbasis OBE bersama Dunia Dosen Akademi

Menyusun RPS berbasis OBE membutuhkan pemahaman terhadap konsep, keterkaitan komponen, dan penerapan strategi pembelajaran. Dosen perlu memastikan setiap tahap perencanaan mendukung capaian pembelajaran yang ditargetkan.

Melalui E-Course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE, Dunia Dosen Akademi membantu dosen memperkuat pemahaman mengenai perencanaan pembelajaran berbasis capaian. Program ini dapat menjadi pilihan bagi dosen yang ingin meningkatkan keterampilan teknis penyusunan RPS.

Pelajari informasi materi dan pendaftaran melalui halaman resmi E-Course Strategi Teknis Menyusun RPS Berbasis OBE secara Teknis dan Terarah. Dengan pemahaman yang lebih baik, dosen dapat merancang RPS secara lebih terarah dan mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.

Picture of  Ahmad Aziz

Ahmad Aziz

SEO Specialist and Content Editor for Akademi Dunia Dosen.

Scroll to Top