Dunia Dosen Selesaikan Exclusive Online Class tentang Strategi Mengembangkan Satu Riset Menjadi Banyak Luaran

exclusive-online-class-one-research-multiple-outputs
Dunia Dosen Selesaikan Exclusive Online Class tentang Strategi Mengembangkan Satu Riset Menjadi Banyak Luaran

Satu kegiatan penelitian memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lebih dari satu luaran akademik. Selain artikel ilmiah, data dan temuan riset dapat diarahkan menjadi buku, Hak Kekayaan Intelektual atau HKI, paten sederhana, hingga paten sesuai karakteristik dan kebaruan hasil penelitian.

Namun, pengembangan tersebut membutuhkan perencanaan yang matang. Peneliti perlu memahami batas penggunaan data, menentukan fokus setiap luaran, serta memastikan masing-masing karya memiliki kontribusi yang jelas dan tetap mengikuti prinsip integritas akademik.

Untuk membantu dosen memahami proses tersebut, Dunia Dosen Indonesia telah menyelenggarakan exclusive online class bertajuk One Research, Multiple Outputs: Strategi Ubah Data Riset jadi Publikasi dan Paten. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kelas tersebut menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi dosen, peneliti, dan akademisi. Melalui pembahasan yang terstruktur, peserta mempelajari cara mengenali potensi luaran dalam satu kegiatan riset dan menyusun langkah pengembangannya secara lebih terarah.

Satu Penelitian Dapat Memiliki Potensi Luaran yang Beragam

Penelitian sering kali menghasilkan data, analisis, metode, temuan, prototipe, dan rekomendasi yang lebih luas daripada ruang lingkup satu artikel ilmiah. Apabila dipetakan dengan tepat, komponen tersebut dapat dikembangkan menjadi beberapa luaran yang saling berkaitan.

Pendekatan one research, multiple outputs membantu peneliti melihat hasil riset sebagai aset akademik yang dapat dikembangkan secara bertahap. Sebuah penelitian, misalnya, dapat menghasilkan artikel utama, publikasi lanjutan dengan fokus berbeda, materi buku, HKI, atau potensi paten.

Meskipun demikian, pengembangan banyak luaran bukan berarti memecah satu hasil penelitian secara berlebihan atau menduplikasi substansi yang sama. Setiap luaran tetap perlu memiliki tujuan, kontribusi, dan kedalaman pembahasan yang berbeda.

Karena itu, proses pemetaan menjadi tahap penting. Peneliti harus memahami bagian data yang dapat dikembangkan, bentuk luaran yang paling relevan, serta urutan pengerjaan yang realistis.

Baca juga: 2 Jenis Luaran Penelitian Dosen Pemula dan Kriterianya

Pemetaan Membantu Riset Tidak Berhenti sebagai Laporan

Salah satu tantangan yang dihadapi dosen adalah hasil penelitian yang berhenti dalam bentuk laporan. Data yang sebenarnya memiliki potensi untuk dipublikasikan atau dikembangkan menjadi inovasi belum selalu ditindaklanjuti karena keterbatasan waktu, strategi, atau pemahaman mengenai bentuk luaran.

Pemetaan luaran membantu dosen mengidentifikasi kemungkinan pengembangan sejak tahap perencanaan riset. Melalui proses tersebut, peneliti dapat menilai beberapa aspek berikut:

  1. Nilai ilmiah dari hasil penelitian
    Peneliti perlu menentukan temuan utama, kebaruan, dan kontribusi yang layak dikembangkan menjadi publikasi.
  2. Potensi penerapan hasil riset
    Temuan yang memiliki unsur teknis, metode, produk, atau proses baru dapat dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui peluang perlindungan kekayaan intelektual.
  3. Ketersediaan dan kecukupan data
    Setiap luaran harus didukung data yang memadai. Peneliti perlu memastikan data yang digunakan mampu menjawab fokus pembahasan masing-masing karya.
  4. Kesesuaian bentuk luaran
    Tidak semua hasil penelitian harus diarahkan menjadi paten. Sebagian temuan mungkin lebih relevan dikembangkan menjadi artikel, buku, modul, desain, hak cipta, atau bentuk luaran lainnya.
  5. Urutan pengembangan luaran
    Publikasi dan pengajuan kekayaan intelektual perlu direncanakan secara hati-hati, terutama ketika pengungkapan informasi dapat memengaruhi kebaruan suatu invensi.

Dengan pemetaan yang sistematis, dosen dapat menyusun prioritas dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif. Hasil penelitian pun memiliki peluang lebih besar untuk memberikan manfaat akademik dan praktis.

Baca juga: Contoh Kata Pengantar Proposal Penelitian dan Aturan Penulisan

Exclusive Online Class Membahas Strategi dari Konsep hingga Latihan

Exclusive online class One Research, Multiple Outputs dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh gambaran penerapannya pada data penelitian. Materi disampaikan secara bertahap melalui empat pembahasan utama.

1. Membangun mindset One Research, Multiple Outputs

Pola pikir ini membantu dosen merencanakan riset dengan mempertimbangkan publikasi, inovasi, dan pengembangan kekayaan intelektual sejak awal.

Pembahasan juga mengarahkan peserta agar tidak berhenti pada target menyelesaikan laporan. Setiap tahapan penelitian perlu ditinjau kembali untuk menemukan nilai akademik maupun potensi penerapan yang masih dapat dikembangkan.

Baca juga: 20 AI untuk Membantu Penelitian

2. Memetakan potensi luaran dari satu riset

Peserta mempelajari proses mengidentifikasi data, temuan, metode, dan hasil penelitian yang berpotensi menjadi luaran berbeda. Luaran tersebut dapat berupa publikasi ilmiah, HKI, paten, maupun bentuk karya akademik lain yang relevan.

Pemetaan membantu peserta memilih output secara lebih rasional. Dengan demikian, pengembangan luaran tidak hanya didasarkan pada jumlah, tetapi juga pada karakteristik hasil riset dan kontribusi yang dapat diberikan.

3. Mengembangkan data menjadi publikasi dan mengidentifikasi potensi paten

Peserta juga memperoleh gambaran mengenai cara mengenali temuan yang berpotensi dikembangkan menuju paten atau HKI.

Pembahasan ini penting karena publikasi dan paten memiliki tujuan serta proses yang berbeda. Artikel ilmiah berorientasi pada penyampaian kontribusi keilmuan, sedangkan paten berkaitan dengan perlindungan terhadap invensi yang memenuhi persyaratan tertentu.

4. Mempelajari studi kasus dan menyusun peta luaran

Pendekatan tersebut membantu peserta melihat penerapan strategi secara lebih konkret, kemudian menghubungkannya dengan penelitian yang sedang atau telah dilakukan.

Melalui latihan, peserta dapat mulai menyusun hubungan antara data yang dimiliki, calon luaran, target pengguna, serta langkah pengembangan berikutnya.

Baca juga: State of The Art dalam Penelitian dan 3 Cara Menentukannya

Materi Disampaikan oleh Narasumber dengan Rekam Jejak Riset dan Inovasi

Exclusive online class ini menghadirkan Prof. Dr. Rudy Agung Nugroho, S.Si., M.Si., Ph.D., Guru Besar Fisiologi Hewan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman.

Prof. Rudy memiliki pengalaman dalam riset yang mencakup fisiologi hewan, bioteknologi, Black Soldier Fly, biomaterial, dan inovasi pakan. Rekam jejak pendanaan risetnya meliputi sejumlah skema hibah, seperti Matching Fund Kedaireka, PDUPT, PPS-PTM, PFR, PPS-PDD, dan RIIM Kompetisi.

Selain berpengalaman mengembangkan penelitian, narasumber tercatat memiliki H-index Scopus 16, H-index Google Scholar 22, tiga paten, serta sejumlah HKI di bidang biologi terapan pada informasi program yang dipublikasikan Dunia Dosen. Rekam jejak tersebut menjadi dasar yang relevan untuk membahas strategi mengembangkan hasil penelitian menjadi publikasi dan kekayaan intelektual.

Kehadiran narasumber dengan pengalaman riset, hibah, publikasi, dan paten memberikan nilai penting bagi kelas. Peserta tidak hanya menerima penjelasan teoritis, tetapi juga memperoleh wawasan berdasarkan proses pengembangan riset yang telah dijalankan secara langsung.

Baca juga: Jangan Sampai Terlewat! Daftar Program Hibah Penelitian Tahun 2026 Ini Wajib Diikuti Dosen!

Fasilitas Lengkap Mendukung Pembelajaran Setelah Kelas Berakhir

Nilai program tidak hanya terletak pada sesi pemaparan materi. Peserta juga mendapatkan fasilitas yang dapat digunakan untuk meninjau kembali pembelajaran dan menindaklanjuti rencana luaran setelah exclusive online class selesai.

1. Materi kegiatan

Peserta memperoleh materi yang digunakan selama kelas. Dokumen tersebut membantu peserta mengingat kembali konsep, tahapan pemetaan, serta strategi pengembangan hasil penelitian.

Materi dapat dijadikan referensi ketika peserta mulai mengevaluasi riset yang telah dimiliki atau merencanakan luaran untuk penelitian berikutnya.

2. Rekaman pembelajaran

Fasilitas ini bermanfaat ketika peserta perlu mengulang bagian tertentu atau menyesuaikan proses belajar dengan waktu yang tersedia.

Keberadaan rekaman juga memperpanjang manfaat program. Proses pembelajaran tidak berhenti ketika sesi Zoom selesai, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri.

3. E-Sertifikat 4 JP

Peserta memperoleh e-sertifikat dengan bobot empat jam pelajaran. Sertifikat dapat digunakan sebagai dokumentasi keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan dan kebijakan institusi masing-masing.

4. Grup WhatsApp eksklusif

Grup WhatsApp menjadi sarana penyampaian informasi program sekaligus ruang komunikasi antarpeserta. Melalui fasilitas ini, peserta dapat tetap terhubung dengan komunitas yang memiliki ketertarikan pada pengembangan riset dan luaran akademik.

5. Voucher penerbitan buku

Peserta mendapatkan voucher penerbitan buku sebagai salah satu fasilitas tambahan. Voucher tersebut relevan dengan pendekatan multiple outputs karena hasil riset tertentu dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi buku referensi, monograf, atau bentuk naskah lain sesuai kelayakannya.

6. Voucher Coaching Clinic Dunia Dosen

Voucher Coaching Clinic memberikan akses terhadap layanan lanjutan dari Dunia Dosen sesuai ketentuan program. Fasilitas ini memperluas dukungan bagi peserta yang membutuhkan pembelajaran atau pendampingan pada kebutuhan akademik tertentu.

7. Research Output Starter Kit

Peserta memperoleh Research Output Starter Kit sebagai perangkat awal untuk membantu memetakan hasil penelitian. Fasilitas ini mendukung peserta menerjemahkan konsep kelas menjadi langkah yang lebih praktis.

Starter kit dapat digunakan sebagai panduan ketika peserta mengidentifikasi data utama, calon publikasi, peluang HKI, dan rencana tindak lanjut dari suatu penelitian.

8. Mini eBook panduan mengembangkan banyak luaran

Mini eBook Panduan Mengubah Satu Riset Menjadi Banyak Luaran melengkapi pembelajaran dengan bahan bacaan yang dapat dipelajari kembali. Peserta dapat menggunakan eBook untuk meninjau prinsip dasar dan strategi yang relevan setelah kelas selesai.

9. E-course pilihan

Peserta juga memperoleh fasilitas e-course pilihan dengan topik Hibah BRIN atau Strategi Riset R&D Hack Roadmap. Fasilitas ini memperluas ruang belajar peserta dari pengembangan luaran menuju perencanaan riset dan peluang pendanaan.

Seluruh fasilitas tersebut tercantum sebagai bagian dari paket kelas, sehingga peserta tidak hanya mengikuti sesi sinkron, tetapi juga memperoleh materi dan perangkat pembelajaran lanjutan.

Fasilitas Memperpanjang Manfaat Exclusive Online Class

Format kelas daring memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengikuti pembelajaran tanpa terbatas lokasi. Namun, kekuatan program juga ditentukan oleh dukungan setelah sesi selesai.

Materi, rekaman, starter kit, mini eBook, dan e-course pilihan memungkinkan peserta mengulang serta memperluas pembelajaran. Sementara itu, voucher penerbitan dan Coaching Clinic memberikan jalur lanjutan untuk mendukung pengembangan karya akademik.

Kombinasi tersebut membuat exclusive online class tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seminar satu kali. Program diarahkan menjadi rangkaian pembelajaran yang dapat membantu peserta bergerak dari pemahaman menuju perencanaan dan implementasi.

Peserta dapat memulai dengan memetakan hasil penelitian yang sudah dimiliki, menentukan luaran yang paling realistis, kemudian menyusun target pengerjaan secara bertahap.

Mendorong Riset yang Lebih Produktif dan Berdampak

Melalui exclusive online class One Research, Multiple Outputs, Dunia Dosen Indonesia memberikan pembelajaran mengenai cara melihat potensi tersebut secara lebih sistematis.

Kehadiran narasumber ahli, materi aplikatif, latihan pemetaan, rekaman kelas, e-sertifikat, starter kit, eBook, voucher, dan e-course pilihan memperkuat nilai program yang diterima peserta.

Penyelenggaraan program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Dunia Dosen Indonesia dalam menghadirkan kelas pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dosen, peneliti, dan akademisi di Indonesia.

Picture of  Ahmad Aziz

Ahmad Aziz

SEO Specialist and Content Editor for Akademi Dunia Dosen.

Scroll to Top